Showing posts with label review. Show all posts
Showing posts with label review. Show all posts

Friday, 1 April 2011

The Time Traveler's Wife Book Review


I know I'm so late at making this review and most of you probably had seen the movie or read this book already but what the hell. I love this book and still going to recommend you to read it just in case you haven't :)

This book revolves around the love story between Henry and Clare. Henry DeTamble, a 28 year-old librarian who lives in Chicago and looks just like a perfectly normal librarian with an extraordinary love for books.... except that he is anything but normal. He was born a Chrono-impaired person, meaning he often finds himself time-traveling.... involuntarily. Instead of time-traveling, probably the more appropriate term is that he often finds himself displaced in time. He can never control when or where he will be going, and since he is not allowed to take anything with him when time traveling, not even his clothes, he often has to survive by pickpocketing, picking locks, and stealing.

Henry first met Clare at the age of 28. For Clare however, that was not her first time meeting him. Many times in her past she had seen the future self of Henry, who time-traveled back to when Clare was as young as six. This extraordinary couple finally got married, and in this book they take turn telling stories from their side.

How Henry has to deal with all the hardships he experiences during time-traveling and how he misses home and hates to go away where Clare can't follow. How he despises himself for being such unreliable husband during all the time they were together. And Clare - how she is the one who has to wait for Henry every time, worrying, wondering if her husband is somewhere out there, if he is all right.

I was a little skeptical about this book, especially because the first half of the book looks more like a science fiction. But as the story goes on, what seemingly a science fiction turned into a real love story and got me badly captivated. Especially with its brilliant and touching ending, it will be hard not to be moved to tears by Henry and Clare's true love across the time. When you really love somebody, time and distance mean nothing.

Tuesday, 22 December 2009

This movie captivates me in a way like nothing before

Just watched this film




And I'm seriously saying... this movie is nothing like I've seen before. Very beautifully made. Kalo dulu aku udah terkagum2 dengan animasi the Transformers... yang mampu membuat animasi transformasi robot2 itu dengan begitu halusnya... ternyata itu bukan apa2 dibanding ini. Sungguh deh... The deatil of each image is really amazing. Luar biasa.

Melihat film ini, seolah2 dunia Pandora benar-benar ada dan hidup di hadapan kita... para Na'vi yang hidup di sana... hutan mereka yang mistis.... tanaman2 yang bersinar cantik di malam hari... (kira2 kyk Macalania Woods di Final Fantasy X... tapi yang ini benar2 lebih bagus animasinya), dengan air terjun, lembah, tebing, gua... The scene is breathtaking, dan semua pemandangan maupun makhluk2 Na'vi terasa benar2 nyata. Semuanya dibuat dengan begitu halus. Revolusioner.


(Pandora Jungle. Bagus banget kan...? Sebenernya masih banyak yang lebih bagus lagi, tapi sayang aku nggak nemu )

Gimana dengan plotnya? Obviously still amazing. Meskipun nilai jual dari film ini adalah animasinya, bukan berarti lantas ceritanya jadi nggak jelas. Singkatnya, pada tahun 2164 ras manusia telah menghancurkan bumi mereka habis2an. Bumi telah sekarat. Dan kini mereka menemukan planet baru bernama Pandora, yang kaya dengan sebuah material bernama Unobtanium, yang kalau dijual harganya bisa sampai 20 miliar dollar per kg.

Tapi, planet ini telah dihuni oleh makhluk2 berekor, berkulit biru dan berbentuk seperti kucing yang disebut Na'vi. Perkampungan mereka tepat berada di atas sumber tambang Unobtanium terbesar yang pernah ada, dan orang-orang bumi mulai mencari cara agar mereka mau pindah. Salah satunya, yaitu dengan membuat "Avatar", makhluk yang berasal dari percampuran DNA Na'vi dengan orang bumi. Beberapa orang terpilih untuk menjadi "Avatar", untuk masuk ke tengah2 Na'vi dan mempelajari cara mereka, agar makhluk2 tersebut mau pindah dengan cara damai.

Jake Sulley adalah tokoh utama kita. Veteran marinir yang kini lumpuh ini menggantikan adik kembarnya yang tewas dibunuh, menjadi seorang avatar. Setelah tersesat di hutan dan dikejar-kejar oleh berbagai makhluk buas, Jake akhirnya bertemu Neytirri, putri kepala suku Omaticaya. Tadinya Jake akan dibunuh, namun ada berbagai pertanda yang menyebabkan kepala suku urung membunuhnya. Jake diterima jadi salah satu dari mereka.

Yang menarik di sini adalah, manusia digambarkan sebagai pihak yang jahat. Yang mau merebut secara paksa apa yang bukan miliknya, bahkan membunuhi suku pribumi untuk itu. Mereka tega merusak alam yang penuh dengan berbagai keajaiban yang menakjubkan, hanya karena ketamakan. Exactly like what we're doing now to our earth.

Lastly, Avatar IS really amazing. Gak berlebihan kalo dibilang, film ini revolusioner. James Cameron really is a genius. Nonton versi 2D nya aja udah bikin aku terkagum2 dan menahan napas sepanjang film... apalagi kalo 3D ya..?? Gila, pengen banget nonton 3Dnya>.<

Overall rating : 5stars out of five. A MUST SEE movie for everyone!

Sunday, 9 August 2009

MERANTAU - Saatnya Film Silat Indonesia Bangkit



Udah lama saia denger gembar-gembor soal film ini... Kata banyak orang, film ini menjual grafik dan action superkeren yg belum pernah ada di film Indonesia selama ini. Saia sempet lihat trailernya, dan ternyata actionnya emang keren :D jadilah saia kepingin nonton.

Dan akhirnya kemaren Jumat, saia nonton film ini bersama para insan dunia persilatan Indonesia dari PD UGM. Namanya juga orang silat, pasti lah penasaran sama film silat Indonesia. Akhirnya jadilah kita berbondong2 kesana, sekitar 17 orang... lebih kayaknya. LOL

Aku masuknya telat, sempet ketinggalan bagian awal film sekitar 10 menit. Tapi pokoknya ceritanya gini. Yudha (Iko Uwais) adalah pesilat Harimau dari Minangkabau. Setiap anak laki2 dari Minang yang sudah dewasa diharuskan untuk merantau - meninggalkan kampung halamannya untuk kemudian membuat nama bagi dirinya di tempat yang jauh. Yudha meninggalkan kampungnya yang nyaman di pedalaman Minangkabau untuk pergi ke Jakarta, membawa mimpi untuk bisa mengajar silat pada anak2 Jakarta.

Sampai di Jakarta, ternyata hidup memang gak semudah yg dibayangkan. Jakarta kota yg keras, dan Yudha sangat naif. Lewat bantuan Eric, temen seperjalanan yg ditemui Yudha di bus, Yudha ditawari pekerjaan jadi tukang pukul (ato apalah, pokoknya bwahannya mafia gitu) tapi Yudha gak mau.

Gak sengaja, Yudha ketemu cewek cantik namanya Astri (Sisca Jessica) n adeknya, Adit (Yusuf Aulia) yg jadi korban dari gerombolan penjual manusia yg dipimpin Ratger (Mads Koudal) n Luc (Laurent Buson). Bisa ditebak, akhirnya terjadilah kejar2an yg penuh dg adegan action saat Yudha berusaha menyelamatkan Astri dari tangan gerombolan tersebut.

Ceritanya sih biasa aja, malah endingnya agak eswete kalo menurutku. Mungkin maksudnya biar dramatis... tapi malah jadi sinetron banget....

Nilai plus film ini ada di grafiknya yg jernih n memanjakan mata, action, n efek2 yg OKE punya. Emang film action yg belum pernah ada di layar Indonesia selama ini. Actionnya kelihatan mirip banget sama film2 Jackie Chan, kurang keliatan silatnya kalo menurutku... yah cuman bak-buk-bak berantem biasa ajah. Tapi tetep aja... incredible! Akhirnya ada juga film action Indonesia... ga melulu drama, horor, ato film religi yg bikin ngantuk.

Oia, sekedar warning, jangan bawa anak di bawah umur untuk menonton! Soalnya film ini lumayan brutal n banyak darah (meskipun darahnya warna pink jadi ga keliatan kayak beneran...) tapi ya tetep aja bikin aku agak mual2 >.<

Overall rating :
Story : 7.5
Graphic : 9.0

(apalagi yg mau dirate ya? aku bukan kritikus film sih. Cuman mau ngasi resensi aja XP)

Overall 4 out of 5 stars lah... worth watching kok. Bangga juga aku di Indonesia bisa bikin film action yang OK punya. Ada yg mau nonton?? XD

Tuesday, 26 May 2009

Review : Angels and Demons


Review sedikit...^^

Intinya, sebuah organisasi scientist yang bernama Illuminati, sebuah organisasi yang disangka banyak orang udah lenyap berabad-abad yang lalu, tiba-tiba muncul lagi and declaring a war on what have been their enemies for centuries : catholic churches.

Illuminati mencuri sebuah tabung berisi antimatter (the most powerful energy source known to man. Efisiensi pelepasan energinya 100% alias sempurna. Bandingin dengan nuklir yang cuma 1.5%). Sayangnya antimatter sangat nggak stabil. 1 gram antimatter bisa menimbulkan kerusakan setara bom atom di Hiroshima.

Antimatter ini lalu ditanem di suatu tempat di kota Vatikan. Nggak hanya itu, Illuminati menculik keempat Cardinal yang merupakan calon kuat dalam pemilihan Paus yg saat itu sedang berlangsung, dan mengancam akan membunuh keempat cardinal itu, seorang per jam. Mulai jam 8, 9, 10, 11. Dan terakhir, jam 12, antimatter akan meledak, melenyapkan Vatikan dan sebagian besar Roma.

Aku suka banget novel ini, jauh lebih suka daripada Da Vinci's Code. Sejak pertama kali baca novelnya, aku dah bermimpi2 pengen liat filmnya, apalagi pas bagian Robert Langdon kejar2an sama si pembunuh untuk mencegah pembunuhan keempat cardinal. Dia harus nemuin satu-satu l'altare di scienza - the altars of science dimana terdapat Illuminati marks, dan juga penanda lokasi pembunuhan. Q selama ini cuma bisa ngira2 bentuknya Altars of Science dan Illuminati Marks tu kayak apa. Kalo ada filmnya kan lumayan, q jadi dapet visualisasinya ^^

Kend bilang film ini bikin capek... LOL. Habis isinya kejar2an terus, uda gitu plot terakhirnya twisted gitu, bikin kaget. Hehe... But I think, it's a great movie! Bisa menghidupkan versi novelnya, n memenuhi ekspektasiku sebagai pembaca novel. Gak kayak Twilight, yang versi movie nya bikin aku kecewa setengah mati.

Tapi satu hal yang kerasa banget setelah baca versi novelnya : versi filmnya Angels n Demons ni keliatan kalo diperhalus banget. Banyak karakter yang dihilangin atau direvisi. Pembunuhan pertama juga ga sesadis yang di novel. Endingnya juga, versi movie jauh lebi happy ending dibanding novel (dan aku lebi suka yang happy ending. LOL)

Selanjutnya, pengen nonton Night at the Museum 2 nih! Ada yg mau nonton?? LOL